merawat burung mabung

Pantangan,Ciri-ciri dan Merawat Burung Mabung Agar Cepat Selesai

52 views

Pada dasarnya mabung atau proses ganti bulu, bisa dialami oleh semua burung jenis apapun. Ini adalah siklus tahunan yang terjadi secara teratur pada fisik burung. Mabung (moulting) merupakan masa cuti bagi unggas, sebab bulu-bulunya sedang mengalami kerontokan. Umumnya bulu yang sudah tua yang akan rontok. Kemudian setelah kulit burung akan menumbuhkan bulu baru dengan ditandai bulu-bulu jarum sebelumnya.

Dan burungpun juga punya harga diri. Selain kicauan yang memukau telinga lawan-lawannya, keindahan bulu menjadi kebanggaannya pula. Kebiasaannya merapikan bulu (preening) tentu akan menjadi terganggu dengan adanya proses mabung tadi. Menyebabkan dirinya jatuh mental dan tak bersemangat lagi. 

Ciri-ciri Burung Yang Sedang Dalam Keadaan Mabung 

Anda dapat mewaspai kedatangan proses tersebut dengan memperhatikan ciri-cirinya sebagai berikut :

  • Warna bulu mulai terlihat kusam dan tak rapi. Terutama pada bagian bulu ekor. Tampak jelek, berantakan dan rusak.
  • Keadaan ini terus berlanjut sampai bulu pada bagian kepala sehingga botak semua.
  • Burung malas berkicau tapi terkadang ada juga yang masih mau berkicau
  • Lesu, kurang bersemangat dan lebih banyak diam
  • Gerakannya tidak gesit lagi
  • Mentalnya mudah ngedrop

Pantangan dan Cara Merawat Burung Mabung

Merawat burung yang sedang dalam keadaan mabung harus dilakukan secara teliti dan hati-hati. Sebab jika salah perawatan bisa menghambat proses terjadinya mabung tadi. Menjadi terhambat. Akibatnya waktu yang diperlukan juga menjadi sangat lama. Yang aslinya kondisi top form ini cukup memakan waktu selama kurang dari sekitar 2-3 bulan, bisa menjadi lebih. Dan berikut cara melakukan perawatannya yang benar :

  1. Tidak memandikan burung

Air bisa menghambat proses terjadinya mabung pada burung. Mandi hanya boleh diberikan setelah burung melewati masa mabungnya. Dan buka pada saat dirinya tengah menjalani proses ini. Terutama pada saat tunas bulu yang berbentuk jarum-jarum kecil mulai tumbuh. 

  1. Tidak menjemur burung

Sama seperti hawa dingin dari air, hawa panas yang disebabkan sinar matahari juga kurang bagus pada fisik burung yang masih dalam keadaan proses mabung ini. Karena sesungguhnya pada masa ini, burung benar-benar tidak memerlukannya. 

Sebaiknya burung diletakkan pada tempat yang lembap dan kering guna merangsang pertumbuhannya. Cukup dianginkan saja. Tidak perlu digantang di teriknya panas, ketika bulu-bulunya jarumnya nanti mulai terlihat tumbuh. Jika Anda paksakan bisa memicu bulu tumbuh menjadi abnormal dari ukuran normalnya. Bulu menjadi kering, terbalik, cepat rusak dan masalah lain yang memperburuk tampilannya.

  1. Tidak membiarkan burung sering bernyanyi

Burung yang rajin berkicau dan mengeluarkan suaranya, memang terlihat sangat membanggakan bagi pemiliknya. Nampak hebat karena burung tetap bisa melakukanya meski pada saat tengah mabung. Akan tetapi mereka tidak tahu, bahwa dengan rajinnya burung sering bernyanyi proses mabungnya menjadi terhambat. Hanya rontok sebagian saja dan itu juga memakan waktu yang tak sedikit.

Berkicau pada saat mabung sering dianggap bisa memancing bulu supaya bisa ambrol secara total. Tapi ini anggapan keliru. Jauh lebih baik burung dibiarkan ngedrop mental, guna mempercepat menyelesaikan proses terjadinya ini. Dengan ditutup kerodong agar bisa beristirahat dengan nyaman. Perlakuan tersebut juga berlaku untuk jenis burung yang akan dilombakan.

Baca Juga : Penyebab, Cara Mencegah dan Mengatasi Burung Stres

  1. Tidak memberikan pakan yang mengandung kadar protein tinggi

Zat keratin dalam protein memang pada dasarnya sangat dibutuhkan oleh burung. Karena zat tersebut merupakan bahan dasar pembentuk bulu, pada burung yang sedang mengalami masa mabung. Akan tetapi dosisnya harus disesuaikan lagi dengan jumlah kebutuhan si burung itu sendiri.

Idealnya kadar yang diperlukan sekitar 16-20% saja dari total keseluruhan kebutuhan protein yang digunakan pada proses mabung ini. Protein yang terlalu tinggi, misalnya lebih dari 30% justru memicu birahinya untuk selalu berkicau setiap hari. Dan hal tersebut jusru akan menghambat proses mabung tadi.

Pada voer sudah mencakup kebutuhan protein tersebut. Anda cukup memambahkan sejumlah vitamin dan mineral saja yang sesuai dosis. Sebagian lagi ada yang berpendapata bahwa jangkrik juga juga ditambahkan. Tapi pemberiannya harus berjumlah sedikit.

  1. Tidak secara terus menerus dikerodong

Pengerodongan memang perlu dilakukan, sebab salah satunya ini untuk melindungi burung dari keinginan untuk terus berkicau bila bertemu lawan-lawannya. Akan tetapi burung juga membutuhkan udara bebas yang segar dan bersih. 

Apalagi bila sangkarnya jarang dibersihkan. Penuh tumpukan kotorannya yang bercampur sisa makanan dan minuman. Akan memicu berkumpulnya kuman penyebab penyakit datang, dan gas nitrogen yang bisa meracuni burung, sehingga cepat mati bila kerodong tidak pernah dibuka sama sekali.

Begitupun bila cuaca dalam keadaan bersuhu sangat panas sekali. Anda bisa sesekali menyemprotnya dengan air. Guna terus menjaga kelembapannya. Karena keadaan lembab dapat merangsang bulu-bulu burung cepat rontok. Sehingga proses mabung menjadi cepat selesai.

Setelah Anda mengetahui cara merawat burung mabung yang benar, berikut beberapa pantangan yang harus Anda hindari supaya proses ini berlangsung lebih cepat. Yang diambil dari kesimpulan cara merawatnya tadi. 

Demikian tadi uraian tentang pantangan dan perawatan burung mabung. Semoga bermanfaat dan selamat merawat burung-burung hias kesayangan Anda di rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *