Makanan Burung Gereja dan Cara Menjinakan Hingga Perawatannya

  • Whatsapp
makanan burung gereja

Memilih pakan yang berkualitas untuk burung gereja agar burung selalu tampil aktif dan rajin berkicau merupakan perawatan yang harus dilakukan setiap harinya.

Burung gereja merupakan burung cukup mudah untuk ditemukan di Indonesia sendiri, karena memang burung ini mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, meskipun di lingkungan tersebut banyak manusia.

Namun, terkadang bagi beberapa orang ingin memelihara burung gereja tersebut, entah itu di pelihara karena lucu, atau di pelihara sebagai untulan.

Bagi yang tertarik untuk memeliharanya, maka ada beberapa hal yang perlu untuk di persiapkan selain memberikan pakan saja, karena yang namanya burung liar, apalagi burung gereja tersebut hasil tangkapan liar, biasanya burung masih belum jinak.

Yang namanya burung belum jinak, maka dalam pemeliharaannya tersebut akan sulit dilakukan, jadi sebelum memutuskan memeliharanya, ketahui terlebih dahulu tentang cara menjinakannya.

Cara Menjinakan Burung Gereja dan Perawatannya

Perubahan hidup di alam liar dan di dalam sangkar ketika di pelihara pemiliknya, tentunya akan membuat burung menjadi tidak nyaman karena belum terbiasanya.

Dan dari belum terbiasa hidup di sangkar, maka biasanya burung akan cenderung tidak mau diam, apalagi ketika di dekati oleh pemiliknya.

Agar burung ketika di simpan di sangkar santai ketika di dekati oleh manusia, maka berikut adalah tips cara menjinakannya.

  1. Jauhkan dari hewan predator

Burung gereja yang belum jinak, atau yang sudah jika sekalipun, sebaiknya jauhkan dari hewan predator seperti kucing, tikus, anjing dan hewan lainnya, karena selain dapat menakuti burung dan mengintimidasi burung, burung gereja bisa jadi santapannya.

Jadi, intinya meskipun burung awalnya burung gereja jinak dan sering di takuti oleh hewan predator, bisa menjadi giras kembali, apalagi yang masih belum jinak

  1. Simpan di tempat yang cukup ramai

Menyimpan burung gereja yang belum jinak di tempat yang ramai, untuk membuat burung menjadi terbiasa ketika di dekati oleh manusia.

Pada awalnya mungkin burung akan takut, loncat-loncat di sangkar karena ketakutan ketika di dekatnya ada manusia.

Namun, hal tersebut akan berjalan beberapa minggu saja, toh, ketika setiap hari burung di simpan di tempat ramai dan sering ketakutan, maka ketika burung sudah capek, akan berhenti sendiri.

Pada beberapa minggu, ketika burung belum jinak, mungkin bulu burung akan rusak, karena sering menabrak-nabrak sangkarnya, namun ketika sudah jinak, nantinya bulu yang rusak akan tumbuh kembali.

Hal yang harus dihindari dalam penyimpanan burung gereja yang belum jinak, sebaiknya jangan di simpan di tempat sepi, karena burung akan sulit jinak, karena tidak terbiasa di dekati manusia.

  1. Berikan sangkar kecil terlebih dahulu

Selama burung gereja jinak, sebaiknya gunakan sangkar yang kecil terlebih dahulu, agar ketika burung takut dan loncat-loncat di sangkarnya tidak terlalu berlebihan.

Ketika burung terlihat tanda-tanda terlihat sudah mau jinak, dengan ciri-ciri burung tidak terlalu takut terhadap pemiliknya atau menusia, maka ganti sangkarnya dengan sangkar yang lebih luas, khusus untuk burung gereja.

  1. Sering di pegang

Agar burung nyaman dan tidak ketakutan terhadap manusia, sebaiknya untuk membangun kedeketan manusia dan burung , maka sering-seringlah untuk di pegang.

Untuk beberapa minggu, mungkin burung akan masih belum terbiasa dan masih merasa takut, tapi lambat laun burung akan nyaman dan tidak takut.

Makanan Burung Gereja

Burung apapun itu, perlu asupan gizi, termasuk burung gereja, butuh asupan pakan yang lengkap gizinya, seperti asupan protein, karbohidrat, serat dan juga vitamin.

  1. Serangga

Pakan yang mengandung protein, dapat membuat burung menjadi rajin untuk berkicau, karena dengan asupan protein yang tinggi dapat memicu burung menjadi naik birahinya dan menjadi rajin untuk berkicau.

Untuk memberikan asupan protein, maka bisa memberikan pakan dari kroto,belalang, jangkrik.

  1. Padi

Untuk memenuhi asupan karbohidrat untuk burung gereja, maka bisa memberikan pakan dari padi. Selain itu padi juga memiliki kandungan protein, meskipun tidak sebesar sumber pakan dari serangga.

  1. Jagung

Untuk memberiakn pakan dari jagung, rekan-rekan bisa memberikan sumber makanan dari jagung, bisa membelinya di kios burung.

Namun, jika ingin memberikan jagung langsung, maka sebaiknya di potong-potong terlebih dahulu, karena ukuran jagung terlalu besar untuk burung gereja, sehingga harus di potong kecil terlebih dahulu.

  1. Beras Merah

Beras merah juga merupakan pakan yang disukai oleh burung gereja, namun dalam pemberiannya sebaiknya di tumbuk dulu hingga berbentuk kecil, agar burung bisa dengan mudah untuk mengkonsumsinya

Nah, demikianlah pakan burung gereja yang bisa di berikan untuk burung gereja sebagai referensi. Namun, agar burung tercukupi kebutuhannya gizinya dengan lengkap, maka bisa mencampur pakan seperti yang telah di sampaikan di atas.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *