merawat burung

Kunci Utama Dalam Merawat Burung Yang Tepat Agar Sehat dan Aktif Berkicau

21 views

Memiliki burung hias atau burung kicauan memiliki kondisi terbaik merupakan tujuan utama orang merawat burung. Akan tetapi meski pada saat membeli sudah memilih yang terbaik, terkadang saat sudah ditangan pembeli keadaan burung berubah buruk. Salah satu sebab mengapa hal demikian bisa terjadi, semua akan dijelaskan di sini.

Dan bukan itu saja. Sekalipun Anda memiliki burung hasil dari tangkapan atau penangkaran sendiri, jika dalam perkembangannya abai terhadap kebutuhannya. Hasilnya juga tetap kurang memuaskan. Jadi intinya baik burung yang berasal dari luar (dibeli atau ditangkarkan) merawat secara benar menjadi tanggung jawab pemilik burung itu sendiri. Bukan penjaga atau perawat burung yang Anda pekerjakan.

Cara Merawat Burung Yang Benar

Tak seperti memelihara jenis unggas lain, merawat burung terbilang susah-susah gampang. Dikatakan sulit, itu bila Anda lalai terhadap kebutuhan dan memberikan perhatian. Mudah, jika Anda selalu memperhatikan keperluannya. Baik yang menyangkut fisik dan mentalnya. Semua Anda penuhi dengan baik, tidak berkurang sedikitpun.

Untuk lebih jelasnya mengenai kunci utama dalam perawatan burung, bisa Anda perhatikan berikut ini :

  1. Mencatat medical/behavior record

Ini berlaku buat Anda yang membeli burung sudah dalam keadaan sempurna dalam segi apapun dan tinggal meneruskan perawatannya. Adalah penting sebelum membawanya pulang menanyakan, terlebih dulu mengenai pola-pola pemeliharaan yang telah dilakukan sebelumnya. Supaya Anda bisa menerapkannya kembali sesampainya burung sudah berada di rumah. Ini berupa catatan penting yang berupa beberapa pola yakni : Pakan, mandi/jemur, design kandang atau tangkringnnya. Juga kebiasaan-kebiasaan burung ketika dalam kondisi happy ataupun merasa tertekan (stres). 

Agar sewaktu Anda nantinya memelihara burung dalam jumlah banyak dan menyewa jasa perawatan, bisa memberitahu para karyawan Anda ini. Tentu saja setelah sebelumnya Anda sendiri yang belajar menerapkannya pada burung-burung tersebut. 

Baca Juga : Penyebab, Ciri-ciri, Dampak dan Cara Mengatasi Burung Yang Kegemukan

Sekadar catatan, berikut jenis-jenis burung yang sangat sensitive terhadap perubahan pakan, perawatan serta lingkungan :

  • Burung kacer/anis (AM, MK, kacer)
  • Burung cucak (jenis CR & CI/CH)
  1. Pemberian pakan

Kesehatan fisik burung akan terjamin, bila terpenuhi pakan 4 sehat dan 5 sempurna, termasuk kadar air dan sinar matahari yang diterima dari lingkungannya. Di mana dalam tubuh, diubah menjadi vitamin D karena alasan kesehatan. Penjemuran tersebut dilakukan minimal 30-60 menit setiap pagi.

Agar tak keliru penerapannya, kenali jenis burung berikut tipe pakan yang harus diberikan seperti berikut ini :

  • Burung jenis MB, kacer dan lainnya

Karena cemas kualitas suaranya menurun, biasanya pakan utamanya berupa serangga. Tapi perlu juga diberi penambahan vitamin yang dilakukan secara teratur, untuk menambah staminanya.

Bila telah terbiasa voer, pemberian vitamin bisa dipertimbangkan lagi. Sebab pakan jenis ini pada umumnya sudah mengandung kecukupan gizi yang diperlukan burung. 

  • Burung cucak

Mereka tersebut pemakan buah, maka suplai serangga perlu diberikan secara teratur.

  • Burung kenari dan tipe branjangan (tangkapan liar)

Pakan utamanya umumnya yang berasal serangga dan buah/sayuran dan penambahan kroto seperlunya

  1. Menjaga eksitensi perawatan

Konsitensi ini meliputi dua hal yakni perawatan secara fisik dan mental. Secara fisik berkaitan dengan pemberian pakan, memandikan, menjemur dan sejumlah perubahan pengaturan pemberian hal-hal tadi pada burung. Seperti jenis, jadwal makan serta jumlah pakan yang hendak diberikan.

  • Masalah jenis pakan yang selalu berganti-ganti merek misalnya memakai jenis voor
  • Jadwal makan yang tidak teratur kadang pagi kadang diganti sore
  • Misalnya menetap jumlah makan, pagi jangkrik 4 ekor, siang 1 sdt kroto, sore 5 ekor cacing plus 2 ekor cacing, maka tidak boleh diubah-ubah lagi

Demikian pula mengenai pola memandikan burung. Konsisten waktunya. Bila sudah pagi, pagi terus demikian sebaliknya jika dikerjakan sore hari. Rutin jangan diganti. Misalnya seminggu sekali, juga harus dilakukan seperti itu. Meski Anda sedang libur di rumah, tetap burung harus dimandikan satu kali saja sesuai jadwal sebelumnya. 

Lihat Juga : Penyebab Dan Cara Mengatasi Burung Gemar Mencabuti Bulunya Sendiri

Bila bermaksud mengadakan perubahan, dilakukan secara bertahap. Jangan langsung frontal. Misalnya dalam hal pakan. Cukup dicampurkan pada adonan makanannya yang terbuat dari voer. Sedikit demi sedikit, sampai pakannya benar-benar tergantikan dengan yang baru.

Tips menjaga kesehatan mental burung

  • Membiasakan mengubah tempat sangkar ke tempat ramai, dengan posisi tempat pakan, ukuran tenggeran/tangkringan tidak diubah-ubah
  • Memberikan kerodong
  • Sesekali dilatih bertemu burung lain, atau sejenisnya untuk melatih mentalnya tapi jangan terlalu dipaksakan
  • Membiasakan mengajaknya berpergian, misalnya naik mobil atau motor
  • Mencarikan burung yang mentalnya di bawah dia, guna melatih mental dia yang sesungguhnya supaya keluar, karena merasa jagoan. Menang di atas yang lain. Meski itu semu sebab bukan lawan yang sebanding untuknya.

Tips menjaga kesehatan fisik burung

  • Tidak iseng memberikan pakan di luar jadwal yang telah Anda tetapkan
  • Tidak memandikan burung sembarangan, tak sesuai jadwal sebelumnya
  • Tidak menjemur burung terlalu lama
  • Tidak latah meniru pola makan burung teman Anda untuk diberikan kepada burung sendiri
  • Menjaga agar jangan sampai kehabisan pakan di rumah terutama yang jenis voor

Sesungguhnya kunci utama merawat burung terletak pada diri Anda sendiri. Harus tetap telaten dalam merawat. Sebab sekali lagi, cara memelihara burung berbeda pada saat kita merawat jenis binatang hewan peliharaan lainnya. Butuh kesabaran dan ketekunan tinggi, supaya bisa memperoleh hasil sesuai yang diinginkan. Apakah burung dijadikan bisnis atau sekadar hobi yang bisa menang lomba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *