pakan burung murai batu

Pakan Burung Murai Batu Agar Berkicau Saat di Rumah dan di Arena Lomba

5 views

Rajin berkicau pada burung peliharaan, terutama burung murai batu menjadi suatu hal yang di inginkan oleh pemiliknya, karena memang murai batu merupakan jenis burung kicauan yang membuat kicauannya sangat di nanti-nantikan oleh pemiliknya.

Bicara terntang rajin gacor , entah itu di rumah atau di arena lomba, pakan menjadi salah satu hal yang penting untuk di perhatikan, agar burung mau tampil dengan maksimal.

Namun, sayangnya dalam hal pemberian pakan setiap pemiliknya tidak mengetahui setingan pakan yang tepat, karena setiap burung memiliki karakter sendiri dan juga aturan pemberian pakan yang tepat yang seharusnya.

Makanan Burung Murai Batu

Jika, rekan-rekan pecinta murai batu, menginginkan burung tersebut menjadi gacor, entah itu di arena lomba atau di rumah, maka menjaga birahi menjadi stabil merupakan hal penting untuk di dapatkan, karena birahi yang stabil menjadi dapat memicu burung akan rajin berkicau.

Namun, perlu untuk di bedakan ketika burung rumahan dan burung lomba dalam pengaturan pakannya, begitu juga untuk kondisi lainnya, seperti kondisi burung sedang over birahi, mabung dan lain sebagainya yang akan kita bahas kali ini.

Makanan murai batu :

  • Kroto
  • Ulat hongkong
  • Jangkrik
  • Voer
  • Cacing tanah
  1. Pakan Harian Murai batu

Jika murai batu peliharaan rekan-rekan merupakan burung rumahan atau ingin membuatnya rajin berkicau setiap hari, maka untuk pemberian pakannya.

Berikan pakan jangkrik sebanyak 6 ekor setiap harinya yang di berikan pada pagi dan sore hari, dan 1 sendok teh kroto setiap beberapa mingggu sekali ketika burung di jemur.

Untuk pakan harian bisa di sesuaikan dengan kondisi burung, ketika burung cukup di berikan 5 ekor saja sudah membuat gacor, maka pertahankan jumlah tersebut, akan tetapi jika burung masih belum gacor, maka bisa menambahkan jumlah pakan jangkriknya.

  1. Pakan sebelum lomba

Agar burung bisa tampil agresif dan penuh dengan energy, maka berikan ulat hongkong sebanyak 4 sampai 7 ekor 1 jam sebelum lomba, sedangkan untuk pakan jangkrik sebanyak 3 sampai 5 3kor.

Dan setelah lomba selesai, berikan kembali 2 ekor jangkrik untuk membuat energynya bertambah selepas bertanding di arena lomba.

  1. Pakan mabung murai batu

Pakan jangkrik tetap di berikan, namun jumlahnya di kurangi yang hanya di berikan 3 ekor setiap harinya dan sisanya pakan dari voer.

Pemberian pakan dari jangkrik guna untuk menghindari obesitas pada burung ketika selesai mabung, karena bagaimanapun pemberian pakan dengankandungan protein dari jangkrik tetap di butuhkan burung. Karena jika hanya di berikan vore saja, di khawatirkan burung terjadi obersitas.

Namun, dalam hal pengurangan pakan jangkrik tersebut untuk menghindari burung menjadi birahi, karena bisa menggangu proses mabugnya.

  1. Pakan saat macet bunyi

Macet bunyi merupakan salah satu persoalan yang mungkin saja terjadi pada murai batu kesayangan rekan-rekan kicaumania , entah itu burung drop mental kalah tanding atau burung stres karena pernah di kagetkan.

Untuk mengatasi hal tersebut, peningkatkan pakan perlu di tambah, agar staminanya menjadi meningkat dan beriringan dengan mentalnya muncul kembali.

Pada pagi hari berikan jangkrik sekitar 3 sampai 5 ekor dan siang hingga sore hari berikan lagi jangkrik sebanyak 5 ekor, dan agar stamina burung meningakat maka berikan kroto segar sebanyak 1 sendok teh setiap harinya.

  1. Beternak dan Bertelur

Bukan hanya pakan harian saja untuk menjaga ke stabilan birahinya, dalam hal beternak juga, birahi burung harus stabil, agar nantinya ketika mau di ternak burung dapat di kawin dan mengawini dengan lancar.

Karena jika birahinya terlalu tinggi ketika di ternak, maka cenderung akan membuat burung menjadi terlalu agresif dan melukai satu sama lain.

Ketika birahinya satabil, maka bukan hanya proses kawin menjadi lancar, akan tetapi produksi telur menjadi baik karenanya dan manghasilkan anakan yang berkualitas.

Jadi, untuk pakannya sesuaikan saja seperti pakan harian dengan jumlah yang biasa di berikan setiap harinya, ketika burung sedang di rumah, bukan memberikan pakan untuk di persiapkan ke arena lomba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *